SHARING FOR CARING
BYE BYE JERAWAT
Hello
kawan…
Ini
akan menjadi sharing pertama aku di blog ini, Yeyeyeyeye hhi. Sebelum membaca ,
kalian udah kenal belum sama aku?. Kalau belum kenal nanti tak sayang. Jadi yuk
kita kenalan, nama ku aldeya wkm. WKM ini singkatan dan panjang kalau di
jabarkan, jadi di singkat aja yaaa kawan. Panggil aja Dea. Aku masih menjadi
mahasiswa komunikasi semester 6 di
salah satu kampus di Surabaya. Okayyy lets go
Sharing
kali ini aku akan membahas tentang jerawat yang membandel di muka . Jadi aku dulu waktu aku smk tuh muka ku dekil
sekali. Item, gendut, kumus-kumus pokoknya nggak banget untuk pd di depan
umum. dan tiap hari selalu ada pemikiran
ingin perawatan ke dokter kecantikan
tapi aku nggak ada uang. Hingga pada akhirnya, aku kerja freelance di salah
satu perusaan pertelevisian swasta lokal,
dan aku mendapatkan gaji.Gaji ke 3 aku,
aku pake untuk perawatan di salah satu klinik yang ada di sini. Aku nggak bisa
sebutin namanya ya hwihihhi. Ciri-ciri
klinik ini warna hijau lambang dan cat bangunanya logonya kupu-kupu. Aku melakukan perawatan di situ selama 2 bulanan. Satu bulan pertama aku suka
hasilnya karna Muka yang aku inginkan akhirnya terwujud glowing, putih bersih
banget kinyis-kinyis gitu hehehe.
(Muka waktu menjalani perawatan, tidak kumus kumus meskipun terkena matahari yang jahad, tetep putih bening bersih dan manis hehe)
Setelah menjalani hari-hari
bahagia dengan muka seperti ini. Akhirnya kesedihan pun datang. Menginjak bulan
ke 2, awal bulan cream semua mulai habis. Lalu aku datang ke klinik nya untuk
beli cream. Ada satu cream yang aku lupa namanya apa dan aku Tanya mb nya tapi
kayanya salah beli. Dari pada mubazir yaudah aku pakai aja hehehe. Dan tumbuhlah
jerawat, awalnya hanya satu tapi gatau kenapa aku paakai cream itu terus, jerawat
makin bermunculan. Dan akhirnya aku stop penggunaan semua cream dari klinik
itu. Musibah pun datang lagi, namanya habis pakai dokter. Muka langsung balik
ke semula prosesnya mungkin4 hari tidak pemakaian cream. Muka udah ada
jerawatnya terus balik agak ke coklatan gitu (nggak putih lagi). Di sini aku
gak pusing ga frustasi malah nyantai aja. Aku hanya berpikiran “yaudahlah nanti
bakal ilang” karna aku ga pernah jerawatan yang gede sampe ngeliatin itu
jerawat. Di sini yang cerewet malah mama, slalu bilang ih gilani muka mu gilani
sana ke dokter perawatan lagi tapi beda klinik cari yang bagus blab la bla. Aku
gamau terburu” dulu untuk mengambil keputusan buat ke dokter lagi. Aku ngaca
dan melihat muka “iya aku harus bertindak ini” dan akhirnya aku browsing cara
menghilangkat jerawat secara alami. Dari sekian banyak cara aku memutuskan
untuk memakai cara, menggunakan jeruk
nipis. Jadi jeruk nipis di peres lalu airnya di resap oleh kapas lalu di
masukin kulkas,jika udah dingin aku taruh di jerawat semalaman. Kalian tau, Setelah
aku bangun jerawatnya berkembang jadi besar besar seperti cacar air.
So kawan kawan aku
saranin mending pakai skincare daripada pakai dokter deh. Emang skin care tidak
dapat semudah dokter untuk putih atau ingin cepat jerawat ilang. Dan juga kalau
cari dokter atau klinik mending yang step bye step perawatannya, terus suka
konsultasi ke dokter.jangan yang kalau
perawatan ke dokter terus berhenti langsung, muka langsung kusem atau jerawat
tumbuh (sesuai dengan kulit masing”) alangkah
baiknya mencegah terjadinya drama drama di muka dengan memakai skin care. Dan sekarang
aku pake beberapa skin care yang agak murah di kantong mahasiswa. Seperti bio oil, nature republic dll. Next aku bakal
review in satu satu yaaa
Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca perjalanan jerawatan
ku , kawan-kawan J

sharingnya bermanfaat nih buat aku, mulai sering jerawatan akunya
ReplyDelete